Keputihan Pada Wanita

Mengatasi Keputihan dengan Herbal
Keputihan merupakan salah satu gangguan pada organ reproduksi wanita. Keputihan ditandai dengan keluarnya cairan (bukan darah) dari vagina secara berlebihan. Setiap wanita sekali waktu pernah mengalami keputihan dalam hidupnya, bahkan banyak yang sering mengalaminya. Dalam keadaan yang normal, vagina yang sehat memproduksi cairan untuk membersihkan vagina dari benda-benda asing yang tidak diinginkan. Cairan tersebut juga berfungsi sebagai pelumas dalam hubungan seksual untuk membantu penetrasi penis, serta membantu fungsi reproduksi. Sekresi alami tersebut bisa cair seperti air atau kadang-kadang agak berlendir, umumnya cairan yang keluar sedikit, jernih dan tidak berbau.

Selama kehamilan, menjelang dan sesudah menstruasi dan pada masa ovulasi atau masa subur ketika sel telur siap dibuahi, vagina cenderung mengeluarkan lebih banyak cairan sehingga timbul keputihan. Begitu juga akibat rangsangan seksual dan saat melakukan senggama cairan yang dikeluarkan vagina lebih banyak. Keputihan yang terjadi karena hal tersebut, masih tergolong normal dan sehat. Namun, jika cairan yang keluar berlebihan dan sifatnya berubah-ubah, menimbulkan rasa gatal, rasa panas dan perih sewaktu buang air kemih atau rasa nyeri sewaktu bersenggama, serta mengeluarkan bau yang tidak sedap, maka hal tersebut perlu diwaspadai karena merupakan keputihan yang tidak semestinya.

Keputihan bukan suatu penyakit tersendiri, tetapi dapat merupakan gejala dari suatu penyakit lain. Keputihan yang berlangsung terus menerus dalam waktu yang cukup lama dan menimbulkan keluhan, perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya.

Keputihan dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti infeksi mikroorganisme yaitu bakteri, jamur, virus atau parasit. Juga dapat disebabkan karena gangguan keseimbangan hormon, stres, kelelahan kronis, peradangan alat kelamin, benda asing dalam vagina, dan adanya penyakit dalam organ reproduksi seperti kanker leher rahim. Keputihan akibat infeksi penularannya sebagian besar melalui hubungan seksual.

Jumlah, warna, dan bau dari cairan keputihan akibat infeksi mikroorganisme tergantung dari jenis mikroorganisme yang menginfeksinya. Infeksi yang disebabkan oleh Trichomonas vaginalis ciri-cirinya : cairan yang keluar bersifat encer, berwarna hijau terang dan berbau tidak sedap, disertai dengan rasa gatal, sering buang air kecil tapi sedikit-sedikit dan rasanya panas. Infeksi oleh jamur Candida albicans mempunyai ciri-ciri : cairan vagina yang keluar berwarna putih, kental, ada bercak putih yang melekat pada dinding vagina, seringkali disertai rasa gatal yang intensif. Infeksi oleh bakteri Gardnerella vaginalis menimbulkan cairan yang berwarna putih keruh keabu-abuan, agak lengket, berbau tidak sedap serta rasa gatal dan panas pada vagina.

Herbal atau tumbuhan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi keputihan diantaranya berfungsi sebagai antiradang, anti-infeksi, antiseptik, menghilangkan gatal, pengelat (mengerutkan selaput lendir sehingga dapat mengurangi sekresi cairan). Menggunakan resep dari herbal harus dilakukan setiap hari secara teratur sampai keluhan hilang.

Tumbuhan obat yang digunakan untuk mengatasi keputihan, antara lain :

1.Daun Sirih (Piper betle L.)

Khasiat : antiradang, anti-infeksi dan menghilangkan gatal.

2.Sambiloto (Andrographis paniculata)

Khasiat : antiradang, menghilangkan bengkak, menghilangkan panas.

3.Kunyit (Curcuma longa L.)

Khasiat : antiradang, antibakteri

4.Kulit delima (Punica granatum)

Khasiat : sebagai astringent /pengelat (mengurangi sekresi cairan)

5.Rumput Mutiara (Hedyotis corymbosa)

Khasiat : berkhasiat antiradang, antikanker

6.Tumbuhan Leunca (Solanum nigrum L.)

Khasiat : antiradang, antikanker, menghilangkan bengkak, menghilangkan gatal, peluruh kemih, menghilangkan panas.

7.Bunga Jengger Ayam (Celosia cristata)

Khasiat : antiradang, pengelat (astringent), peluruh kemih, menghilangkan keputihan.

Berikut contoh resep herbal untuk mengatasi keputihan

Resep 1. (Pemakaian luar)

10-15 lembar daun sirih + 30 gram daun jambu biji, dicuci bersihlalu direbus dengan 2 liter air hingga tersisa 1 liter, disaring, hangat-hangat kuku digunakan untuk mencuci vagina. Lakukan secara teratur.

Resep 2. (Pemakaian dalam)

20 gram kunyit (dipotong-potong)+ 10 gram sambiloto kering + 15 gram kulit delima kering, dicuci bersih semuanya, lalu direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari (dapat ditambahkan gula aren atau madu). Lakukan secara teratur.
http://www.dechacare.com/Mengatasi-Keputihan-dengan-Herbal-I199.html

CARA MENGATASI KEPUTIHAN YANG MEMBANDEL
Sering kali terjadi hal yang tidak nyaman ketika keputihan datang,kondisi daerah kewanitaan menjadi lembab dan aktivitaspun menjadi tergangu.Ketika hal itu terjadi mungkin sebagian wanita memilih menggunakan pembalut tipis untuk mengatasinya.terlebih kalau kita seorang wanita karier mungkin untuk masalah-masalah keputihan terkadang tidak di hiraukan,karena tidak ada nya perawatan yang baik daerah kewanitaan bisa menjadi sarang kuman,sebaiknya kalau keputihan itu datang anda sebaiknya menyiapkan pembalut yang extra tipis yang khusus untuk pemakaian saat itu yang bisa dikantongin di tas anda dan bisa dibawa kemanapun juga,ada cara yang lain mungkin dengan cara sesering membersihkan daerah kewanitaan dengan sabun pencuci Mrs.V dan bisa juga mengganti celana dalam secukupnya jika dirasa sudah sedikit ada noda keputihan.Hilangkan pikiran dan Tanya apakah itu penyakit,merasa organ vitalnya tidak normal,apakah bisa menyebabkan kemandulan.Untuk lebih jelasnya jika anda terlalu takut dengan itu semua saatnya anda harus pergi ke dokter untuk mengetahui secara detail hal yang sedang anda alami.

Keluarnya Secret atau cairan (lender) berwarna bening,kental dan baunya sedikit agak tidak enak sebenernya hal yang normal.Ini merupakan proses yang sangat ilmiah Yang berkaitan erat dengan konsisi masa subur seorang wanita.Dan wanita yang normal pasti mengalami kondisi atau saat-saat seperti ini.dan biasanya muncul setelah haid (3-7 setelah haid).Wanita akan memasuki masa-masa subur yang ditandai dengan keluarnya cairan dari Mrs.V yang memang dipersiapkan oleh tubuh kita untuk memasuki fase pematangan pembuahan sel telur serta kehamilan.Biasanya setelah 7-14 hari kemudian cairan ini perlahan akan berkurang.Mengental dan menghilang.

Masalahnya,pada masa subur ini biasa daerah Mrs.V lembab dan menjadi tempat yang baik untuk pertumbuhan jamur dan bakteri.Nah,bila ini terjadi infeksi bakteri ,cairan vagina akan menjadi putih kekuning-kuningan,berbau dan menimbulkan rasa gatal.Kondisi seperti inilah yang dsebut dengan keputihan.

Penyebab keputihan ini biasanya sejenis microorganisme,Yaitu jamur Candida Albicans atau bakteri trichomonas vaginalis dan bisa juga disebabkan oleh cacing kremi yang diebabkan dari daerah dubur yang berpindah ke vagina.

Keputihan juga menjadi penanda adanya infeksi atau tumor bahka kanker rahim,atau indung telur.Bila ada tumor/kanker ada kemungkinan juga menimbulkan masalah dalam kesuburan atau kemungkinan tidak bisa mempunyai keturunan.

Maka dari itu sebaiknya apabila keputihan menimpa diri anda segerah obati secara tuntas.Keputihan juga bisa menyebabkan infeksi baru disekitar vagina.Infeksi ini bila dibiarkan akan menjalan rongga rahim dan saluran telur.

Ramuan tradisional yang paling umum digunakan untuk mengatasi keputihan adalah ramuan sejenis kunci-suruh.Ramuan ini terdiri dari dari campuran temu kunci(biasanya kunci pepet) dengan daun sirih.

Kedua bahan ini dicuci bersih lalu direbus dengan segelas air dalam panci tertutup.Setelah mendidih lalu matikan api lalu minum selagi hangat,dua kali sehari satu gelas,selama 7 hari.

Selain itu anda juga bisa membuat ramuan untuk cuci atau rendam vagina.Caranya 10 lembar daun sirih yang segar tapi cukup tua warna hijau daunnya,dicampur 1 sendok makan serbuk delima putih.

Campuran direbus dengan 400 cc air dalam panci terutup sampai mendidih,matikan apinya dan diamkan air rebusan sampai hangatnya cukup bisa diterima untuk mencuci vagina.,baik untuk cebok,berendam atau disemprotkan kedalam vagina(Sebaiknya menggunakan alat seperti botol plastik dengan mulut yang panjang yang setiap pemakaian harus dibersihakn dengan air panas.Semoga bermanfaat bagi anda dan selamat mencoba.
http://www.luziansya.com/cara-mengatasi-keputihan-yang-bandel/

Wanita sering kali merasakan keputihan yang sangat mengganggu dalam kegiatan kita sehari-sehari.

Biasanya keputihan datang sebelum haid atau sesudah haid. Tetapi ada sebagian wanita mengalami keputihan yang tidak wajar. Keputihan yang berwarna dan berbau sangatlah berbahaya bagi wanita. Jika anda mengalami hal tersebut cobalah obati dengan bahan-bahan alami yaitu dengan meminum rebusan air daun sirih.

Caranya :

* Sipakan daun sirih secukupnya kemudian rebus daun sirih di dalam panci hingga setengahnya, setelah itu tambahkan garam sedikit
saja, rebus daun sirih selama 10 menit. Tuangkan air daun sirih kedalam gelas lalu minum sampai habis.

* Jika anda tidak menyukai pahit, anda bisa menambahkan sedikit gula dan kunyit kedalamnya. Kemudian sisa air rebusan daun sirih
bisa anda pakai untuk mencuci vagina anda, tetapi ingat untuk mencuci vagina jangan anda tambahkan gula atau kunyit kedalamnya.
Agar mendapatkan hasil yang maksimal lakukanlah 3 kali sehari.

http://www.lautanindonesia.com/forum/kesehatan/cara-sederhana-menghilangkan-keputihan/

SHARING TENTANG KEPUTIHAN
Diskusi tentang keputihan ini sangat pas dengan kondisiku sekarang. Memang sebulan ini aku keputihan sampai menimbulkan gatal-gatal, karena memang tidak pernah kejadian sebelumnya, makanya aku langsung konsul ke dokter, sama dokter dikasih flagyl forte dan antibiotik clavamox, dan untuk proteksi, suamiku juga di kasih obat oleh dokter, jadi biar keputihanku tidak menular ke suami, begitu kata dokternya. Memang setelah obat habis keputihannya sembuh, tapi kemaren setelah haid kok muncul lagi, agak males juga mau ke dokter lagi makanya aku mau coba resep ibu DI saja dulu(Res)

Aku juga mengalami hal yang sama, apalagi sejak usia kehamilanku berusia 5 bulan. Ini kualami bukan saja pada saat selesai berhubungan, namun hampir setiap hari aku mengalami keputihan bahkan jika malam hari cenderung berwarna kuning. Lalu aku ke DSOG, kemudian diberi obat dari Canesten tapi aku lupa namanya. Itu juga sepertinya kurang membantu. Mungkin menurutku keputihan seperti ini dapat dicegah supaya daerah vagina kita tetap kering dan sering dibersihkan atau juga keputihan ini terjadi akibat kecapean (Yen)

keputihan itu ada 2 jenis,keputihan normal (keputihan fisiologis) dan keputihan abnormal (keputihan patologis). Kalau keputihan yang normal ini, seperti namanya, memang normal saja, karena vagina itu kan bentuknya berongga-rongga dan sekitar vagina juga lembab, jadi otomatis akan mengeluarkan lendir, walapun pria juga alat kelaminnya berongga, tetapi karena bentuknya menonjol keluar, dan sekitarnya juga kering, jadi lendir yang keluar juga sedikit. Lendir yang keluar pada keputihan normal ini warnanya bening, tidak berbau dan tidak gatal yang biasanya keluar sebelum, saat dan sesudah masa subur dalam siklus bulanan kita. Sedangkan untuk keputihan yang tidak normal (patologis) ini disebabkan oleh adanya infeksi yang dipicu oleh bakteri,kuman, juga parasit. Ciri-cirinya adalah cairan yang keluar berwarna putih susu, kekuningan atau kehijauan, disertai rasa gatal/perih/panas bahkan terkadang disertai rasa perih di bawah perut. Penyebab lainnya adalah penggunaan air untuk cebok yang tidak bersih, faktor hormonal, penggunaan celana dalam dengan bahan yang tidak menyerap keringat, penggunaan pembalut, dan masih ada lagi, saya lupa. Infeksi ini bisa menular loh moms, berarti kalau kita terjangkit infeksi ini, kita juga bisa menularkan ke pasangan kita melalui hubungan seksual.

Cara mengatasi keputihan? pertama-tama kita harus tahu dulu jenis keputihannya, kemudian kita juga mencari tahu penyebabnya untuk kemudian bisa kita hindari, dan untuk melakukan penyembuhan atas keputihan (patologis) yang kita alami, kunjungi dokter special kulit dan kelamin untuk mendapatkan penjelasan lengkap dan pengobatan yang tepat.

Kalau untuk mengatasinya secara tradisional, ibu2 jaman baheula sering minum air rebusan sirih dan cebok dengan menggunakan air rebusan sirih juga, hal ini juga yang disarankan oleh dsog aku, tetapi juga, minum air ini tidak boleh terlalu berlebihan, karena kandungan antiseptiknya kalau berlebihan justru akan mematikan mikroba( cmiiw yah moms, mungkin moms yang backgorundnya biologi bisa bantuin :)) yang sebenernya di butuhkan juga untuk menjaga keasaman normal dari vagina kita.Kita juga mencegahnya populasi kuman dengan menjaga kebersihan, keringkan dengan tisu setiap habis cebok, hindari penggunaan pantyliner karena membuat sektiar vagina menjadai tambah lembab, lebih baik sering ganti celana dalam setiap kali terasa lembab/basah terutama jika lagi kepanasan/keringetan, juga gunakan celana dalam yang menyerap keringat/katun. Yang jelas sih, keputihan patologis ini Memang perlu diobati, karena jika semakin berlarut2 selain rasa tidak nyaman, Mengganggu hubungan seksual dan dapat menulari pasangan, keputihan ini juga bisa menyebabkan kemandulan,kata dr boyke. Ini ada resep tradisional untuk menghilangkan keputihan diambil dari clickwok.com

Haluskan:
3 siung bawang putih, 3 cm kencur, 2 cm jahe ukuran kecil, 5 butir cengkih, 3 cm temu kunci, 1 sdt garam Campur ramuan ini dengan 100 ml air matang dan beri perasan 1 buah jeruk nipis. Minum ramuan ini sekali dalam seminggu sampai gangguan keputihan reda. (Yul)

Dulu aku suka keputihan, terus aku juga suka pijat refleksi sendiri, dan aku perhatiin tiap pijat kaki pas aku keputihan, ada grenjelan di daerah tertentu, jadi tiap aku keputihan aku langsung pijat daerah tersebut sampai grenjelan nya hilang. Derahnya ada di telapak kaki, bagian tepi sejajar jempol, rada ketengah , nah lo bingung deh..pokoknya kalau kita buat cap kaki, kan ada bagian telapak yang tidak ke cap, karena rada lekuk ke dalam, nah bagian itu yang di pijat, aku sih punya alat pijat refleksi berupa kayu panjang gitu, terus pakai vicks saja mijet nya (Di)

Aku pas pake IUD, selain setiap mens banjir dan lama banget, ditambah perut sering kram, penderitaannya ditambah lagi dengan sering banget keluar lendir putih tapi tidak bau. Tapi jadi ,bete’ saja lihat di celana dalam ada lendir gitu, jadi sering-sering pakai panty liners yang katanya juga malah bikin keputihan. Tapi sejak aku copot IUD-ku, lendir itu menghilang dan aku pun terbebas dari panty liner.(Fer)

http://www.dunia-ibu.org/sharing/index.php?id=386

Mengatasi Keputihan dan Gangguan Menstruasi Secara Alami
Ada banyak gangguan kesehatan yang khas dialami oleh perempuan, antara lain adalah keputihan dan gangguan menstruasi. Untuk mengatasinya juga sudah banyak obat – obatan yang disediakan oleh berbagai produsen obat. Tapi jika anda tertarik mencoba dengan cara alami, mungkin alternatif berikut ini bisa anda coba.

Keputihan. Pada kondisi yang normal, vagina dapat mengeluarkan cairan yang berasal dari rahim. Umumnya cairan yang keluar sedikit, jernih, dan tidak berbau. Jika cairan (bukan darah) yang keluar dari vagina berlebihan, keadaan tersebut disebut keputihan.

Selama kehamilan, menjelang menstruasi, pada saat ovulasi, dan akibat rangsangan seksual, vagina cenderung lebih banyak mengeluarkan cairan, gejala tersebut masih termasuk normal. Namun apabila cairan yang keluar berlebihan, terkadang menimbulkan rasa gatal, dan bau tidak sedap maka perlu diwaspadai.

Penyebab keputihan antara lain: infeksi oleh mikroorganisme (jamur Candida albicans, bakteri Neisseria gonorrhoea, parasit Trichomonas vaginalis), gangguan keseimbangan hormon, stres dan kelelahan kronis, peradangan alat kelamin, benda asing dalam vagina, atau merupakan gejala adanya penyakit dalam organ kandungan seperti kanker rahim, dan sebagainya.

Alternatif mengatasi keputihan dengan cara alami menurut Hembing dalam buku yang ditulisnya adalah: 15 lembar daun sirih dicuci dan direbus dengan 2 liter air hingga mendidih, hangat-hangat airnya digunakan untuk mencuci vagina beberapa kali sehari.15 gram kulit delima kering + 10 gram sambiloto kering + 20 gram kunyit (diiris-iris), dicuci bersih lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.

Gangguan Menstruasi. Menstruasi merupakan pendarahan bulanan yang berasal dari pelapis rahim melalui vagina pada wanita yang seksual dewasa dan tidak hamil. Lamanya pendarahan menstruasi rata-rata berlangsung antara 3-5 hari dengan siklus rata-rata 28 hari. Dalam kondisi normal, menstruasi tidak menyebabkan gangguan yang cukup berarti.

Namun pada sebagian wanita, menstruasi terkadang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, bahkan menjadi sangat menyiksa karena rasa sakit yang luar biasa (dymenorrhoea).

Terlambat haid atau menstruasi yang tidak teratur juga patut diwaspadai karena itu berarti telah terjadi abnormalitas pada siklus menstruasi.Rasa nyeri yang timbul selama menstruasi dapat disebabkan oleh berbagai faktor di antaranya faktor ketidakseimbangan hormon, yaitu terjadinya peningkatan sekresi hormon prostaglandin yang dapat menyebabkan kontraksi uterus yang berlebihan.

Menstruasi yang tidak teratur dapat disebabkan karena adanya gangguan hormon ataupun faktor psikis, seperti stress, depresi, dan lain-lain yang dapat mempengaruhi kerja hormon.

Alternatif mengatasi gangguan menstruasi dengan cara alami menurut Hembing dalam buku yang ditulisnya adalah: 30 gram temu lawak (diiris-iris)+ 15 gram bunga mawar merah + 15 gram daun dewa + 10 gram umbi teki kering, semua dicuci bersih dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2 kali sehari.

http://www.dechacare.com/Mengatasi-Keputihan-dan-Gangguan-Menstruasi-Secara-Alami-I425.html

Aneka Cara Merawat Vagina

Vagina punya mekanisme pembersihan sendiri dengan mengandalkan koloni bakteri normal yang menjaga keseimbangan mikroorganisme di dalam dan di sekitarnya. Keseimbangan bisa terganggu kalau pemiliknya jorok.

Penggunaan celana basah atau celana dalam terlalu ketat, misalnya, dapat mengganggu keseimbangan itu. Dalam keadaan tertentu, perawatan vagina tidak cukup hanya membersihkan bagian luar. Bagian dalam pun perlu dikuras.

Ada beberapa cara yang biasa dilakukan dalam merawat organ reproduksi wanita. Cairan pembersih khusus digunakan dengan cara menyemprotkannya ke dalam vagina. Berisi bahan aktif yang mampu melumpuhkan bakteri, kuman, serta jamur.

1. Bilas dengan cairan pembersih
Cairan pembersih khusus digunakan dengan cara menyemprotkannya ke dalam vagina. Berisi bahan aktif yang mampu melumpuhkan bakteri, kuman, serta jamur. Cairan ini bisa digunakan dalam beberapa menit.

Penggunaannya harus dengan pengawasan dokter. Karena itu, selain cairan pembilas, obatan untuk mengatasi gangguan yang ada juga akan diberikan. Tidak semua gangguan bisa diselesaikan dengan cairan ini. Paling hanya dapat mengatasi keputihan.ladi, tidak akan mampu mengatasi penyakit kelamin, apalagi penyakit menular cekcual (PMS).

2. Sinar Laser
Laser diperlukan karena penggunaan obat pembunuh kuman di vagina biasanya butuh waktu lama, apalagi kalau terjadi resistensi obat. Laser yang digunakan biasanya jenis level rendah atau low level laser therapy. Formulasi dari sinar inframerah clan ultra violet ini mampu membersihkan bakteri, jamur, dan virus dalam waktu relatif cepat.

Untuk gangguan ringan, penembakan biasanya dilakukan selama 15 menit sekali.’Bila gangguan sudah berat, butuh puluhan menit dengan beberapa kali tembakan dalam beberapa hari. Obat juga kerap diberikan oleh dokter setelah penembakan laser.

3. Terapi ozon
Dr., Mulyadi Tedjapranata, MD, dari Klinik Medizone, menyebutkan bahwa metode penggunaan terapi ozon ini layaknya menggunakan cairan pembersih. Dengan alat yang disebut vaginal insufflations, ozon dimasukkan ke organ kewanitaan dengan dosis sesuai kasus.

“Prinsipnya ozon ini berfungsi sebagai disinfektan yang bisa membunuh kuman. Tujuannya untuk mencegah masuknya kuman penyebab penyakit,” ujarnya. Dengan periode waktu tertentu pula (tergantung kasus), ozon diperlukan agar kebersihan vagina terjaga.

Agar pengobatan efektif, biasanya terapi ini dikombinasi dengan obat-obatan. Namun, ozon tidak bisa digunakan untuk mengatasi penyakit seksual atau PMS. Dan yang jelas, terapi ini harus dilakukan oleh dokter yang ahli dalam hal ini. Jika tidak digunakan secara tepat, memasukkan ozon ke organ kewanitaan hanya akan menyebabkan berkembangbiaknya bakteri yang malah merugikan vagina.

4. Penguapan hangat
Dalam ritus perawatan tubuh secara tradisional, penguapan hangat biasa digunakan untuk vagina. Meski begitu, penguapan jelas tidak efektif membunuh mikroorganisme.

Penguapan ini menggunakan ramuan wewangian sehingga mengharumkan vagina, selain menghangatkan. Karena itu, selayaknya cara ini dilakukan seperti kita menggunakan parfum badan. Tidak ada alasan selain alasan kosmetik. Meski penguapan disebut sebagai salah satu cara merawat vagina, langkah ini bukan untuk mencegah penyakit, apalagi menghilangkan gangguan.

5. Gurah vagina
Meski tak sedikit yang tertarik mencobanya, gurah vagina masih diragukan efektivitasnya. Apalagi yang menanganinya jelas-jelas bukan dokter. Tindakan ini bisa membuat semua mikrooganisme yang merugikan maupun yang normal akan mati clan hilang dari vagina. Akibatnya, vagina justru berisiko terganggu.

6. Spa vagina
Ini metode perawatan alat reproduksi wanita yang menggabungkan berbagai terapi kuno. Ada teknik pengasapan atau penguapan. Ada juga teknik pijat akupresur pada seluruh tubuh dan terutama vagina. Ada juga meditasi gerak atau semacam kegel khusus untuk vagina.

Beberapa terapi tersebut cukup aman. “Terapi spa sebenarnya umum digunakan dalam perawatan kesehatan, hanya kali ini. khusus diterapkan untuk bagian vagina saja,” ungkap Hj. Worro Harry Soeharman, M.Ph, MKA, penggagas terapi V-spa.

7. Kuras vagina
Ini adalah pengontrolan dan pembersihan vagina sampai ke mulut serta rongga rahim. Langkah ini menjadi tindakan awal agar jamur atau kuman tidak merembet ke rongga rahim atau saluran telur, yang bisa mengakibatkan kemandulan atau infeksi yang bisa memicu kanker.

Wanita yang menderita keputihan hendaknya tidak menunda pengobatan. Supaya tidak repot, penderita bisa mendatangi klinik semacam Klinik Pasutri atau Pusat Pelayanan Keluarga yang memberi pelayanan, mulai dari wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, serta membersihkan vagina sampai ke rongga rahim hingga pengobatannya tuntas.

Caranya, ujung vagina sampai rongga rahim diteropong dengan speculum. Dengan alat penjepit kain kasa (gaas) yang terlebih dulu direndam dalam betadin ini, tindakan “kuras” dilakukan.

Tidak perlu takut, karena tindakan ini sederhana dan ticlak menyiksa. Usai hasil laboratorium diketahui, dokter akan memberikan obat yang tepat. Bisa berupa obat minum atau tablet yang dimasukkan ke lubang vagina. Setelah tiga bulan, pasien diharapkan kembali untuk cek ulang.

Keputihan acap kali kambuh bila tidak diobati secara tuntas. Mengobati daerah sekitar vagina saja belum cukup, sebaiknya sampai ke dalam. Para ibu yang menghadapi masalah dengan pasangan sehubungan kasus ini bisa sekalian berkonsultasi. 0 abd

Ganti Celana 2-3 kali
Derajat keasaman vagina menurut Dr. Boy Abidin, Sp.OG, antara 7,1-7,3. Untuk menjaga kesehatan vagina, perempuan setidaknya memahami beberapa hal ini:

* Sesering mungkin mengganti pembalut, ferutama saat menstruasi. Darah yang keluar bisa menjadi media tumbuhnya kuman.
* Sesudah berhubungan seks, bagian luar vagina sebaiknya selalu dibersihkan. “Tentu tidak dengan sabun biasa,” kata Boy. Sebaiknya gunakan sabun pembersih khusus vagina. Jika perlu, gunakan cairan pembersih vagina bila memang ada infeksi di daerah kemaluan.
* Saat membersihkan vagina, bilas dari arch depan ke belakang. Hal ini untuk menghindari terbawanya kuman dari anus ke vagina. Lebih baik air untuk membersihkan langsung ditadah dari keran biasa atau dengan keran semprot. Air yang terkumpul di ember atau bak mandi bisa saja terkontaminasi air kencing orang lain, spora, jamur, atau kuman.
* Bila menggunakan kertas tisu, Anda harus hati-hati. Lendir dan air memang terserap, tetapi hendaknya diingat bahwa tidak semua tisu terjamin kualitasnya. Tisu yang terbuat dari serbuk kayu ada yang tercemar jamur kalau proses pembuatannya kurang baik.
* Jaga organ intim agar tidak lembab setelah buang air kecil atau buang air besar. Bilas vagina sampai bersih, kemudian keringkan sebelum memakai celana dalam. Usahakan agar daerah kemaluan dan selangkangan selalu kering lebih-lebih bagi yang bertubuh gemuk. Suasana lembab sangat disukai jamur.
* Gantilah celana dalam sekurang-kurangnya dua sampai tiga kali sehari.
* Sebaiknya tidak mengenakan celana terlalu ketat, berbahan nilon, jins, dan kulit. Pakai celana dalam berbahan katun yang menyerap keringat. Panty liner sebaiknya hanya digunakan antara 2-3 jam.
* Jangan biarkan celana basah atau lembab karena memberi peluang tumbuhnya jamur.
* Bagi wanita yang pernah melahirkan dan berhubungan seks, setidaknya lakukan pap smear sekali setahun. Untuk mereka yang sudah menopause, lakukan 2-3 tahun sekali.
* Jaga berat badan normal. Jangan sampai kegemukan karena menyebabkan vagina tertutup lipatan lemak sehingga lembab.
* Jaga kesehatan tubuh secara umum dengan mengasup makanan bergizi seimbang.
* Lakukanlah hubungan seksual hanya dengan satu orang. Sering berganti pasangan seks akan menambah kemungkinan terinfeksi. I abd

Menurut Dr. Boyke Dian Nugraha, Sp.OG, ada dua jenis keputihan.
1. Fisiologi, dengan ciri:
– Tidak gatal, tidak berbau.
– Lendir berwarna bening.
– Terjadi hanya pada masa subur (wanita usia 20-40-an).
– Terjadi menjelang haid.
– Terjadi saat hamil karena terkait dengan faktor hormonal. Terjadi sehabis berhubungan seks.
– Karena stres, kelelahan, celana dalam terlalu ketat.

2. Patologis, dengan ciri:
– Keluar lendir berlebihan disertai infeksi.
– Gatal, pedih, vagina kemerahan.
– Lendir berubah warna.

Sumber: Senior

MENGHARUMKAN VAGINA DENGAN RESEP ALAMI
Bagi kaum wanita, perawatan tubuh baik organ tubuh yang tampak maupun yang tertutup seperti organ intim, merupakan harga mati. Aneka macam resep telah banyak di tawarkan mulai yang tradisional hingga yang modern sekalipun.

Vagina adalah Mahkota wanita yang paling berharga dan harus dijaga kebersihannya setiap saat. Jika vagina mengeluarkan aroma tak sedap atau mengidap penyakit seperti gatal-gatal dan keputihan, bisa saja suami akan berpaling dan mencari yang lain sebagai pelampiasannya.

Berikut ini adalah resep agar vagina senantiasa harum dan sehat alami :

Bahan-bahan:
5 lembar daun sirih dan 5 gelas air putih

Cara membuat :
1. Rebus air hingga mendidih
2. Ambil 5 lembar daun sirih, lalu rebus selama hingga matang.
3. Air rebusan daun sirih selanjutnya di bagi menjadi 3 gelas
4. 1 gelas air rebus daun sirih di minum, kemudian 2 gelas sisanya untuk membasuh vagina.

Lakukan resep ini satu kali dalam seminggu untuk menjaga keharuman vagina.

Resep lain :
5 lembar Daun pandanwangi, 10 lembar Daun kemangi, Gula merah dan Garam secukupnya. Bahan-bahan tersebut di rebus dengan 1 liter air. Airnya hasil rebusan di jadikan minuman. Semakin banyak minum semakin bagus.

http://www.blogcatalog.com/search.frame.php?term=keputihan+wanita&id=522bf92881a496262edfc71d78c08ab4

Iklan
  • Posted in: Tak Berkategori

2 Komentar

  1. nisa

    sya ingn brtnya,,,
    ,mngp ktika saat mens pd tgl 18 febuari tuh dsaat pi2s rsa nya skit,agak pns,,,nyeri2 yha??
    apa solusinya???

    • nyeri itu wajar…karna lapisan endometrium kita meluruh jadi nyeri pada saat sedang mens…banyak2 minum air hangat saja supaya nyerinya berkurang n tarik nafas dalam(tarik nafas dari hidung n kluarkan lewat mulut untuk mengurangi rasa nyeri)…saat mens emosi tidak stabil n badan juga kadang demam,,banyak konsumsi sayuran,buah n jgn kekurangan cairan juga pastinya nisa…smoga bisa membantu yah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: